cara belajar psikotes dengan cepat

bersama kita bisa

menghadapi orang sulit

Dalam hidup sehari-hari, kadang kita harus berhadapan dengan orang-orang sulit. Mulai dari mertua yang suka mengatur atau ikut campur, bos yang suka menggertak, atau rekan yang suka menusuk dari belakang. Kadang, anda mungkin merasa seperti menghadapi jalan buntu. Merasa tak berdaya menghadapi orang-orang sulit membuat kita marah dan frustasi. Kenali tipe-tipe orang sulit dan temukan cara menghadapi mereka. Berikut uraiannya, mudah-mudahan bisa membantu anda…..

SI PENUSUK DARI BELAKANG

Mereka manis di depan anda, tapi begitu anda pergi, mereka bersiap menyerang anda. Si penusuk dari belakang sering berusaha membuat diri mereka baik dengan membuat anda terkesan buruk. Sebagai contoh, mereka mungkin mendorong anda untuk mengenakan jeans lusuh ke pesta, lalu bicara kepada tuan rumah, betapa anda tidak menghargainya dengan mengenakan pakaian seperti itu.

cara menghadapi mereka :

Jangan terlalu banyak cerita tentang ditail-detail kehidupan pribadi anda. Semakin sedikit imformasi yang mereka miliki, semakin tumpul pisau mereka. Jika mereka menanyakan imformasi yang menurut anda bisa digunakan untuk menyerang anda, misalnya pendapat anda tentang seorang kolega, diamkan saja atau katakan anda tidak kenal baik dengan kolega tersebut.

Hadapi mereka jika perlu. Jika anda tahu, mereka menjelekkan anda di belakang, atau menyampaikan kepada orang tersebut hal-hal yang tidak anda katakan, temui orang itu. Coba bersikap tegas tapi tidak agresif tapi juga tidak bersikap seperti orang yang bersalah.

Anda tak bisa mengubah orang lain, tapi bisa membuat mereka mengubah perilaku mereka terhadap anda dengan menunjukkan sikap bahwa anda tidak mau diperlakukan secara buruk.

SI SERBA TAHU

Apapun yang anda lakukan, si serba tahu mengatakan telah melakukannya, paling tidak pada tahun lalu. Mulai dari saran membawa anak ke pesta sampai mendekorasi rumah. Dan mereka memaksakan caranya kepada anda. Sayangnya cara tersebut ternyata tidak jalan.

cara menghadapi mereka :

Jangan mencoba bersaing dengan mereka. Mereka senang jika anda terpancing. Coba katakan : “Tampaknya anda menyelesaikan situasi ini secara sangat baik. Saya rasa saya harus menyelesaikannya dengan cara saya sendiri. Tapi saya benar-benar akan mengingat saran yang tadi anda berikan”. Jika tidak berhasil, biarkan saja dia memberikan bantuan sampai akhirnya dia tahu bahwa dia tidak tahu semuanya. Cara mereka untuk menunjukkan mereka tahu semuanya sebenarnya menunjukkan ketidak amanan mereka sendiri.

SI TUKANG IKUT CAMPUR

Tipe ini serupa dengan si serba tahu. Bedanya, mereka bukan hanya memberitahu apa yang harus anda lakukan, tapi mereka lebih suka mengerjakannya untuk anda. Mereka membicarakan sesuatu dengan anda dan anda anggap hanya obrolan biasa. Lalu beberapa hari kemudian, mereka menelpon anda, memberitahu telah mengatur segalanya untuk anda. Sebagai contoh, untuk sopan santun, anda menunjukkan tertarik pada sayuran organik dan mereka lalu memesannya untuk anda. Tak hanya itu saja, mereka juga akan menelpon untuk mengecek kartu kredit anda.

cara menghadapinya :

Ucapkan terimakasih secara sopan atas bantuan mereka. Tapi katakan, anda ingin menanganinya sendiri mulai dari sekarang. Jaga nada suara anda tetap menyenangkan dan ringan untuk menghindar perkataan mereka : “Saya sudah berusaha membantu dan yang saya terima hanya penolakan”.

Jika mereka melakukan sesuatu yang menjengkelkan tapi tidak menimbulkan efek jangka panjang, biarkan saja daripada membuat mereka marah kepada anda. Idealnya, hindari mereka dengan memberi mereka sesuatu untuk dikerjakan. Si tukang ikut campur punya terlalu banyak waktu. Cari sesuatu yang bisa mereka kerjakan untuk benar-benar membantu anda akan membuat mereka dihargai dan merasa diri mereka penting.

Februari 25, 2009 - Posted by | tips dan trik

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: